Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Nasional / Mantan Kepala Desa dan Sekdes Korupsi Kas Desa Rp 370 Juta
ilustrasi gambar: bp.blogspot.com
ilustrasi gambar: bp.blogspot.com

Mantan Kepala Desa dan Sekdes Korupsi Kas Desa Rp 370 Juta

Desa Seliling | Tuban, Korupsi, jangan pernah coba melakukan korupsi termasuk melakukan korupsi dana desa. Saat ini masyarakat sudah semakin kritis dan akan terus mengawasi setiap dana yang masuk ke desa dan bagaimana penggunaan dana desa tersebut, apakah sdikorupsi atau tidak.

Jika ada kepala desa atau siapapun yang berani melakukan korupsi dana desa, maka nasibnya akan seperti Mulyono (58), mantan Kepala Desa Patihan periode tahun 2008 – 2013 dan M Ainul Yakin (44), Sekretaris Desa Patihan, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban.

Sebagaimana dikutip dari detikNews (30/4/14), diberitakan bahwa Mantan Kepala Desa Patihan Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, diduga korupsi uang kas desa sebesar Rp 372 juta. Penyelewengan dana tersebut dilakukan bersama Sekretaris Desa (Sekdes) setempat untuk kepentingan pribadi.

Mereka adalah Mulyono (58), mantan Kepala Desa Patihan periode tahun 2008 – 2013 dan M Ainul Yakin (44), Sekretaris Desa Patihan. Keduanya kini telah diamankan Satreskrim Polres Tuban dan ditetapkan sebagai tersangka korupsi.

“Tersangka tidak kita tahan, hanya jadi tahanan kota,” kata Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Wahyu Hidayat, kepada detikcom, Rabu (30/4/2014)

Penetapan tahanan kota dipilih karena kedua tersangka sangat kooperatif selama proses penyelidikan dan penyidikan. “Tersangka dinilai tidak akan melarikan diri dan menghilangkan barang bukti,” ungkap Kasat.

Menurut Wahyu, uang yang dikorupsi tersangka merupakan kas desa periode tahun 2009-2013. Selama kurun waktu 4 tahun, desa mendapat pemasukan uang dari lelang sawah dan hasil Himpunan Petani Pemakai Air (HIPA) sebesar Rp 3.071.865.998.

Namun di akhir masa jabatan tersangka sebagai Kades, pengeluaran uang kas yang dikeluarkan untuk pembangunan desa tidak bisa dipertanggung jawabkan. Ada dana sebesar Rp 372.173.400 yang tidak bisa dipertanggung jawabkan.

“Diketahui dari LPJ yang ada. Dikroscek dengan data-data kwitansi dan realisasi pembangunan desa, ternyata ada selisih yang tidak bisa dipertanggung jawabkan,” jelasnya.

Selanjutnya kasus tersebut dilaporkan ke Polres Tuban dan ditindak lanjuti dengan melakukan penyelidikan. Bahkan menurut Wahyu, kedua tersangka telah mengakui perbuatanya. Uang hasil korupsi dibagi berdua untuk keperluan pribadi.

“Dalam penyelidikan tersangka mengembalikan Rp 105 juta. Namun ini (pengembalian) tidak mempengaruhi penyelidikan, hanya saja akan menjadi pertimbangan hakim di pengadilan,” paparnya.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka dikenakan pasal 2, pasal 3, subsider pasal 8 UU nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

“Ancaman minimal 1 tahun penjara dan denda miniman Rp 50 juta,” pungkasnya.

667 Total Views 1 Views Today

Tentang | Desa Seliling

Desa Seliling
Website Seliling.COM ini dibuat untuk menjadi media silaturahmi antar warga Desa Seliling dimanapun berada. Jika anda warga Desa Seliling Alian Kebumen Jawa Tengah dimanapun berada, silahkan ikut bergabung dan berkontribusi sebagai kontributor dengan cara Registrasi di pojok kanan atas. Anda bisa mengirimkan tulisan kegiatan warga, artikel, profile pedukuhan, berita pernikahan, wisata, potensi desa, Jalanan rusak, kasus korupsi dan lain-lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *